Free INDONESIA Cursors at www.totallyfreecursors.com

Rabu, Mei 02, 2012

Mendiskripsikan Foto X-Ray


  • Foto Schedel AP/Lateral
o   Besar dan bentuk calvaria à normal/tidak
o   Tabula eksterna, diploe dan tabula interna à ada fraktur ?, kalsifikasi ?
o   Vaskular marking (garis pembuluh darah) à ada/tidak, banyak/sedikit, melebar/terputus
o   Convutional marking  (bayangan girus dan sulkus) à ada/tidak
o   Sutura coronalis, sutura sagitalis, sutura lambdoidea à terlihat/tidak
o   Sella tursica, Proc. clinoideus anterior et posterior
o   Garis fraktur à ada/tidak
o   SOL (space occupaying lesion)

  •  Foto Sinus Paranasal (SPN) Water’s
o   Sinus frontalis dextra et sinistra à cerah/ada perselubungan ?
o   Sinus maxillaris dextra et sinistra à cerah/ada perselubungan ?
o   Sinus ethmoidalis dextra et sinistra (sering tdk tampak) à cerah/ada perselubungan ?
o   Septum nasi à ditengah/deviasi ?
o   Concha nasalis inferior à hipertrofi/ normal

  •  Foto Cervical AP/Lateral
o   Soft tissue à ada pembengkakan/normal
o   Besar dan bentuk corpus Vt. Cervicalis à normal/tidak
o   Pedicle dan Discus intervertebralis à tdp osteofit ?, discus normal/menyempit ?
o   Curva à normal kurva Vt. Cervicalis, lordotik.
o   Alignment à kedudukan corpus vertebra satu dg yg lain, bergeser/tidak ?
o   Foramen intervertebralis à menyempit/ normal ?

  •  Foto Thorax PA/AP
o   Soft tissue à ada pembengkakan/tidak
o   Skeletal (os scapula, os clavicula, ossa costae) à tdp fraktur/destruksi/normal ?
o   ICS à melebar/menyempit/normal ?
o   Trachea ? deviasi (tertarik/terdorong ?)/ di tengah ?
o   Cor à cardiomegali/ normal ? ( CTR ? diukur yo..)
o   Aorta à elongasi/dilatasi
§  Ukur jarak puncak aorta sampai ujung medial clavicula, jarak normal > 1 cm, < 1 cm berarti elongasi
§  Ukur jarak dari midline tubuh sampai pinggir arcus aorta (ke lateral sinistra), normal < 4 cm, > 4 cmm berarti dilatasi.
o   Sinus costophrenicus dextra et sinistra à tajam/tumpul
o   Sinus cardiophrenicus dextra et sinistra à tajam/tumpul
o   Diafragma
§  normal hemidiafragma kanan lebih tinggi dari hemidiafragma kiri (2,5 – 4 cm )
§  bentuk normal seperti kubah…abnormal diafragma tenting, scalloping atau bulging.
§  Cara mengukur perbedaan diafrgama kanan dan kiri à tarik garis tegak lurus dari sinus cardiophrenicus diaphragma sinistra sampai ke bawah diaphragma dextra. Ukur jarak dari garis tersebut ke puncak diaphragma dextra secara tegak lurus.
o   Pulmo
§  Hylllus à normal/ kasar/melebar ?
§  Corakan bronkovaskuler à normal atau bertambah ( > 2/3 lapangan paru)
§  Infiltrat (bercak lunak) à ada/tidak
§  Fibrotik tissue à ada/tidak
§  Bayangan noduler  opaque à ada/tidak
§  Retraksi jaringan à ada/tidak
o   Note : pada foto thoraks AP à cor dan aorta tidak bias dinilai.

  •  Foto BNO (Buik Nier Oversich)
o   Preperitoneal fat line dextra et sinistra à tampak jelas/tidak ?
o   Psoas line dextra et sinistra à tampak jelas, tidak ?
o   Skeletal (Vt. Lumbalis) à Corpus vertebra dan Discus intervertebralis
o   Kontur ginjal àjelas/tidak jelas, letak, ukuran dan stuktur
§  Normal, Ren dextra terletak setinggi Vt. Thoracalis XII – Vt. Lumbalis III dan Ren sinistra setinggi Vt.Thoracalis XI – Vt. Lumbalis II
o   Distribusi udara colon à normal bayangan lusen udara terlihat pada fundus gaster, bulbus duodeni dan colon.
o   Concermen opaque à bayangan opaque (gambaran batu) di sepanjang traktus urinarius.

  • Foto Lumbosacral AP/Lateral
o   Soft tissue à ada pembengkakan/normal ??
o   Besar dan bentuk corpus Vt. Lumbalis à normal/tidak
o   Pedicle dan Discus intervertebralis à terdapat osteofit/tidak, osteofit à spondilosis, discus normal/menyempit.
o   Curva à normal kurva Vt. Lumbalis,  lordotik, kalau kurva menjadi lurus à ada spasme otot
o   Alignment à bergeser berarti spondilolistesis
o   Foramen intervertebralis à normal/menyempit
o   Titik berat badan à normal di promontorium os sacrum, di depan promontorium à unstable pelvic.
§  Cara mengukur titik berat badan à tarik dua garis diagonal yang saling bersilangan dari sudut corpus Vt. Lumbalis III. Dari titik persilangan dua garis diagonal tersebut, ditarik garis vertikal ke arah promomtorium os sacrum. Normal, garis vertical (titik berat badan) akan jatuh/melalui promontorium os sacrum.
  • Foto Pelvis AP
o   Soft tissue à ada pembengkakan/normal ?
o   Besar dan bentuk tulang pelvis
o   Struktur tulang à regular/irregular
o   Celah sendi à normal, menyempit, melebar ?
o   Garis fraktur dan osteofit
o   Caput femur, collum femur, acetabulum à fraktur, osteofit, permukaan rata/tidak
o   Symphysis pubis à normal < 1 cm, > 1 cm berarti symphysiolysis

  • Foto Genu AP/Lateral
o   Soft tissue à pembengkakan/normal ?
o   Besar dan bentuk tulang à femur distal, tibia dan fibula proksimal
o   Celah sendi à normal, menyempit?
o   Garis fraktur, osteofit
o   Eminentia intercondylaris medial dan lateral à terdapat perkapuran ?
o   Patella à fraktur, dislokasi, terdapat perkapuran ?

  • Foto Shoulder AP, Foto Humerus AP/Lateral, Foto Antebrachii AP/Lateral, Foto Manus AP/Lateral,  Foto Femur AP/Lateral, Foto Cruris AP/Lateral, Foto Pedis AP/Lateral, Foto Ankle Joint AP/Lateral
o   Soft tissue à tdp pembengkakan/normal
o   Besar dan bentuk tulang
o   Celah sendi à menyempit, melebar/normal
o   Garis fraktur, dislokasi dan osteofit

Sumber: Catatan kaka-es bag. Radiologi RS jejaring Bireuen, Pembimbing dr. Darma Tapa Gayo, Sp.Rad, de_khaur. September 2010

5 comments:

moody agnes Tangoy mengatakan...

anak saya mengalami fraktur klavikula dan hasil ronsen : 1/3 medial os clavicula sin, kedudukan kurang baik, callus (-) sedangkan diafragma ditulis licin, apa masudnya? thanx

dr. Hendra Nopriansyah mengatakan...

maksudnya adalah anak ibu mengalami patah tulang klavikula atau bahasa awamnya tulang selangka kiri. bagian yang patah adalah pada bagian 1/3 dihtung dari garis tengah tubuh. dari keterangan tsb belum terbentuk kalus maksudnya adalah tulang yang patah belum ada proses penyambungan. kedudukan kurang baik menandakan adanya bgian yang patah yang tidak dalam posisi baik untk penyambungan jika tdak dlakukan reposisi.

untk diafragma sndiri belum tentu tidak ada kelainan dalam rongga dada. diafragma licin sendiri hanya menandakan bhwa keadaan diafragma baik. terima kash.

bunga fahlevi mengatakan...

dok, saya menemukan gejala : ibu B berumur 35 thn, sesak nafas 2 bulan yg lalu, dan memberat pada 2 hari yg lalu, di sertai batuk dan wheezing..

pada pemeriksaan fisik : semua normal
pada foto thorax : diafragma nya tenting dan turun..

suami nya perokok berat,
memasak menggunakan kayu bakar
kalau musim panen : ia memotong padi

kira2, apa diagnosis penyakitnya?
jika itu adalah asma bronkhial, apa hubungannya dengan diafragma yg tenting?

dr. Hendra Nopriansyah mengatakan...

Yang bisa saya kmentari hanya diafragma tenting biasa didapat pada bekas tb paru.

Anonim mengatakan...

dok mau nanya gimana mau baca hasil foto ronsen pada fraktur collum femur disertai osteoporosis

Posting Komentar