Free INDONESIA Cursors at www.totallyfreecursors.com

Selasa, September 18, 2012

Senyum dalam tangis



Kau tahu teman, apa itu tersenyum dalam tangis? Pernahkah kau rasakan pahitnya tersenyum dalam tangis? Atau kau pernah rasakan menangis di dalam senyuman? Aku pernah merasakannya teman. Ya, hari itu. Saat orang yang aku suka (ah, entah aku tak tahu apa, Apakah ini cinta? Naksir padanya? Atau bagaimana? Ah, entahlah. Aku bingung), dicomblangkan dengan temanku sendiri oleh temanku sendiri. Mau tak mau akupun harus larut dalam keadaan itu. Akupun tertawa bersama mereka. Perih ketika senyuman ternyata mengiris hati. karena tak mungkin bagiku merusak suasana saat itu.


Tapi harus kau ingat teman. Cinta yang sehat adalah cinta yang

Sabtu, September 08, 2012

Untitled 13

“Kau tahu apa yang disebut dengan 'menangis dalam tidur'. Kau memang tertidur, tapi menangis dalam mimpi. 
Kau memang tertidur, tapi hati tetap terisak. Menyakitkan melihatnya, apalagi mengalaminya sendiri."

--Tere Liye, novel Sunset Bersama Rosie

Kamis, Agustus 30, 2012

Untitled 12


Terkadang membela diri membuatmu tampak lebih bodoh daripada diam. Konyol, jika kita ingin selalu terlihat benar di mata orang lain

_Fa_

Sabtu, Agustus 25, 2012

Untitled 11

“Kau membunuh setiap pucuk perasaan itu. Tumbuh satu langsung kaupangkas. Bersemai satu langsung kauinjak. Menyeruak satu langsung kau cabut tanpa ampun. Kau tak pernah memberikan kesempatan. Karena itu tak mungkin bagimu. Sayangnya, dalam urusan seperti ini, saat semua sudah terlanjur tumbuh, maka tunas-tunas perasaanmu tak bisa kaupangkas lagi. Semakin kautikam, dia tumbuh dua kali lipatnya. Semakin kauinjak, helai daun barunya semakin banyak.”

--Tere Liye, novel "Daun yang jatuh tak pernah membenci angin"--

Untitled 10

Oh dear, jika dua orang memang benar2 saling menyukai satu sama lain. Itu bukan berarti mereka harus bersama saat ini juga. Tunggulah di waktu yang tepat, saat semua memang sudah siap, maka kebersamaan itu bisa jadi 'hadiah' yg hebat utk orang2 yg bersabar.

Sementara kalau waktunya belum tiba, sibukkanlah diri utk terus menjadi lebih baik, bukan dengan melanggar banyak larangan. Waktu dan jarak akan menyingkap rahasia besarnya, apakah rasa suka itu semakin besar, atau semakin memudar.

"Tere Liye"